Pelatih Barito, Jackson F Tiago mengatakan pihaknya memiliki harapan besar meraih kemenangan sebelum pertandingan. Namun, PS Tira yang belum lama ditinggal pelatih Rudy Eka Priyambada justru bisa memaksimalkan peluang di lapangan.
"Harapannya menang, tapi lawan bisa memanfaatkan kesempatan tendangan (dari luar kotak penalti) yang berbuah gol," ujar Jackson selepas pertandingan.
Dalam laga itu, Barito seperti tak menunjukkan sebagai tim yang sedang berada di puncak klasemen. Laskar Antasari itu malah kerap membuat kesalahan dan sulit membongkar pertahanan lawan.
Jackson enggan menyalahkan timnya yang ditinggal empat pemainnya membela Timnas Indonesia. "Saya rasa kualitas pemain sama. Kemampuan sama, hanya beda umur saja," ujarnya.
Lebih dari itu, ia menganggap persaingan Liga 1 musim ini memang sangat ketat. Selisih perolehan poin pemuncak dengan klub di dasar klasemen, sebelum pertandingan pekan ke 12, hanya sembilan poin. Bahkan, satu kemenangan atau imbang bisa mengubah posisi klub yang ada di lapas atas klasemen sementara.
Baca juga:Sempat Kolaps di Lapangan, Hilton Moreira Selamat Berkat Penanganan Tepat
"Ada juga tim yang punya dana besar, dan menyusun tim dengan bagus saat awal persiapan. Tapi, kami berharap bisa meraih hasil maksimal sebelum libur lebaran," kata dia.
Firli Apriansyah, salah satu pemain Barito, mengatakan timnya harus segera melakukan perbaikan. Menurutnya, siapapun tim yang berada di papan atas Liga 1 akan rawan tersalip. "Mudah-mudahan kami bisa lebih baik lagi," kata dia.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami
@medcom_olahraga
Video:?Kapten Persija Kecewa Atas Bentrokan Suporter
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)
