Motivasi disampaikan olehnya di ruang ganti saat turun minum pada pertandingan Borneo FC melawan Arema FC pekan ketiga Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Senin 9 April kemarin.
"Ketinggalan gol dari Arema berat sekali buat kita. Tapi saat di changing room, saya ajak bicara anak-anak. Kita harus perbaiki bola passing, lebih banyak bergerak dan lari," katanya saat konferensi pers usai pertandingan.
Arema FC memang sempat unggul 0-1 lewat sundulan Thiago Furtuoso pada menit ke-34 babak pertama. Namun, Borneo membalikkan keadaan pada babak kedua lewat gol Titus Bonai dan Lerby Eliandry, sehingga skor akhir menjadi 2-1.Baca juga: Bruno Silva Masih Melempem, PSIS Tetap Butuh Kemenangan
Dejan salut dengan kerja keras yang ditunjukkan para pemainnya. Sebab, membalikkan keadaan bukan hal yang mudah.
"Babak kedua, anak-anak bermain sangat istimewa," ucapnya.
Di sisi lain, pelatih asal Serbia ini berterimakasih kepada Pusamania, julukan suporter Borneo FC yang hadir di stadion. Pasalnya kehadiran mereka memberikan semangat yang besar kepada para pemainnya.
"Lain kali, saya mau lihat suporter lebih dari 10 ribu. Saya mau lihat 30 ribu suporter datang ke stadion," ungkapnya.
Berkat kemenangan itu, Borneo naik ke peringkat kedua klasemen dengan poin 7. Peringkat Pesut Etam terpaut satu tingkat dengan pemuncak klasemen sementara, Persipura yang menang selisih gol.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Video: Preview Perempat Final LCE: Man City vs Liverpool
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RIZ)
