Dalam kesaksiannya, pesepak bola berusia 25 tahun itu mengaku sedih dengan kritik suporter Indonesia yang berlebihan kepadanya selama ini. Bahkan, Lerby mengaku sampai meneteskan air mata dalam kesaksiannya tersebut.
Tekanan yang dirasakan Lerby muncul dari banyaknya kritik di media sosial terhadap penampilannya bersama tim 'Garuda'. Kritik dan hujatan itu diakui Lerby sama sekali tidak bisa dimengerti olehnya.
"Tentu saya tidak bisa disamakan dengan Irfan Bachdim. Saya tipe striker murni dan memang butuh adaptasi. Tapi dalam hati saya berterima kasih kepada Tuhan. Saya akhirnya bisa menyumbangkan gol untuk Indonesia," ujar penggawa Pusamania Borneo FC itu.
Baca: Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Filipina Malam Nanti
Lerby sukses mencetak gol pertamanya untuk timnas Indonesia saat berhasil menyamakan kedudukan 2-2 ketika menghadapi Thailand, Sabtu 19 November lalu. Secara khusus, Ia mengucapkan terima kasih kepada Boaz Solossa yang selalu menguatkan hatinya.
"Kakak Boaz yang terus memberikan motivasi kepada saya. Setiap saat dia selalu mendukung baik di lapangan maupun di luar arena," tutupnya.
Video: Lerby Eliandry gunakan waktu istirahat untuk kebaktian di Gereja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)