Lozhkas, Instrumen Musik Pengganti Vuvuzela di Piala Dunia 2018

Gregah Nurikhsani Estuning 12 Juni 2018 09:14 WIB
piala dunia 2018
Lozhkas, Instrumen Musik Pengganti Vuvuzela di Piala Dunia 2018
Bye-bye Vuvizela! (Foto: AFP PHOTO / MUJAHID SAFODIEN)
Moskow: Alunan suara bising dari vuvuzela tak akan lagi terdengar di Piala Dunia 2018. Sebagai gantinya, akan ada lozhkas, 'alat musik' khas yang bakal terdengar selama sebulan ke depan sepanjang turnamen.

Lozhkas dalam bahasa Rusia berarti sendok. Penikmat sepak bola Rusia akan menghentakkan dua atau lebih lozhkas sebagai instrumen musik tidak resmi pada Piala Dunia nanti.

Sejak Piala Dunia Afrika Selatan delapan tahun lalu, vuvuzela menjadi alat musik andalan di tiap pertandingan. Bahkan, saat Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, suara bising dari instrumen yang secara fungsi mirip dengan trompet itu juga masih digunakan meski sebagian suporter Brasil juga memakai caxirola.


Klik: Para Bintang Pengisi Seremoni Pembukaan Piala Dunia 2018

Ada pun lozhkas biasa dipakai oleh musisi folk Rusia dalam acara-acara formal mau pun non-formal. Pada Piala Dunia 2018 nanti, lozhkas diharapkan bisa menjadi kekhasan tersendiri, layaknya vuvuzela.

Pemerintah Rusia mendukung rencana tersebut. Mereka bahkan telah mengutus desainer ternama, Rustam Nugmanov untuk menciptakan desain yang menggambarkan budaya negeri.

"Saat kami memilih instrumen yang berwarna Rusia dan merefleksikan nilai-nilai budaya negeri ini, ada tiga pilihan, yakni treshchotka, shaker, dan lozhkas," kata Nugmanov dikutip dari ESPN.

"Caxirola terdengar seperti sarang lebah dan sangat bising. Itu juga tidak bisa mengikuti ritme. Makanya kami pilih sendok saja sebagai instrumen karena lebih mudah diritmekan," pungkasnya.

Video: Patrick Vieira Resmi Latih Nice
 



(PAT)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id