Plus Minus VAR di Piala Dunia dari Kacamata Wasit
Pengoperasian VAR. (Foto: AFP PHOTO / Mladen ANTONOV)
Moskow: Video Assistant Referee (VAR) akan dipergunakan pada Piala Dunia 2018 Rusia. Teknologi itu masih diragukan bisa menjadi solusi tepat untuk meminimalisir kesalahan manusiawi yang tak bisa lepas dari wasit.

Siap tidak siap, VAR akan digunakan sepanjang kompetisi empat tahunan tersebut, dimulai dari laga pembuka antara Rusia kontra Arab Saudi hari Kamis 14 Juni 2018 besok. Fungsinya adalah membantu wasit melakukan keputusan tepat saat dilanda keraguan.

Secara praktik, wasit diperbolehkan melihat kembali tayangan ulang untuk membuat keputusan sekali pun keputusan sebelumnya telah dibuat. Sang pengadil lapangan lalu bisa melakukan revisi.


Klik: Kylian Mbappe Cedera saat Latihan Timnas Prancis

Teknologi itu sudah dipergunakan di beberapa kompetisi. Sayang, cara ini juga menuai banyak reaksi keras. Alasan utamanya adalah karena bisa menghilangkan unsur manusiawi dan terlalu dicampuradukkan oleh teknologi.

Massimo Busacca, petinggi Direktur Perwasitan dari FIFA mengatakan jika ada kelebihan dan kekurangan dari VAR. Namun, ia menegaskan teknologi tersebut sudah siap diimplementasikan.

"Saya rasa tidak akan sempurna. Kami bekerja cepat menyelaraskan teknologi ini. Awalnya memang tidak begitu jelas, tapi kami memilih VAR karena kami pikir sudah siap," ujar Busacca dikutip dari Telegraph.

"Yang dibutuhkan sebetulnya konsistensi. Sulit mencapai 100 persen, yang terbaik tetaplah interpretasi manusia. Saya hanya punya keyakinan bahwa VAR bisa meminimalisir skandal seperti yang sudah-sudah," sambungnya lagi.

Video: Selebrasi Gol Bersejarah di Momen Piala Dunia
 



(FIR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id