Sane menjalani musim spektakuler bersama Manchester City musim ini. Kontribusi nyata dengan 10 gol dan 15 assist, mengantarakan The Citizens meraih titel Liga Primer Inggris dan Piala Liga.
Performa tersebut dianugerahi penghargaan Pemain Muda Terbaik PFA musim 2017--2018. Namun, kegemilangan tersebut rupanya tidak cukup membuat Sane diminati Joachim Loew untuk Piala Dunia.
Pemain berusia 22 tahun itu kalah bersaing dengan nama-nama seperti Julian Draxler dan Julian Brandt di mata Loew. Tidak terpilihnya Sane sempat membuat dunia sepak bola heboh, termasuk Ballack.
"Itulah pertanyaanya sekarang, bagaimana ia (Sane) mengatasi penolakan itu. Itu akan lebih mempengaruhi dia secara pribadi, ketimbang tim nasional (Jerman). Sebab, timnas sudah lengkap. Mereka tidak hanya bergantung pada Sane, masih banyak pemain-pemain bagus," kata Ballack dikutip Fourfourtwo.
"Bagaimana dia menangani ini sekarang adalah langkah selanjutnya dalam kariernya. Bagaimana dia bisa menghadapi kenyataan tidak terpilih. Merupakan mimpi untuk terpilih di timnas," sambungnya.
Sane sebelumnya masih diikutsertakan pada uji coba melawan Austria 3 Juni lalu. Ia sempat bermain hingga menit ke-67 sebelum digantikan bintang Borussia Dortmund, Marco Reus.
Video: Persija Ajukan Stadion PTIK untuk Jamu Persib dan Persebaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RIZ)
