Timnas U-16 menaklukkan Laos pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2018 yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Jumat 22 September. Saat itu, Garuda Asia keluar sebagai pemenang dengan skor, 3-0.
Meski timnas U-16 menang besar, jalannya pertandingan tetap berat karena para pemain Laos tampil agresif. Beruntung, para penyerang timnas mampu lebih apik melakukan penyelesaian akhir hingga akhirnya kemenangan pun bisa diraih.
Klik: Lolos ke Piala Asia, Skuat Timnas U-16 Masih Mungkin Dirombak
Menurut Fakhri, tidak ada strategi khusus yang diterapkan untuk meraih kemenangan itu. Hanya saja, dirinya memang jeli melihat pemain mana yang harus diganti ketika pertandingan berlangsung.
"Kunci pertandingannya adalah saya mengganti pemain yang jarang diturunkan. Kemudian, terdapat keinginan yang kuat juga dari anak-anak yang ingin mewujudkan kemenangan itu," kata Fakhri dalam rilis PSSI yang diterima Metrotvnews.com seusai laga kontra Laos.
"Selain itu, saya juga tidak terlalu banyak melakukan perombakan pemain dalam tiap pertandingan," tambahnya.
Klik: Komentar Fakhri Husaini Usai Timnas U-16 Lolos ke Piala Asia
Sedikit berbeda ketika timnas U-16 menaklukkan Thailand pada laga sebelumnya, Fakhri memutuskan untuk langsung memainkan Miftahul Husyen Rahmatullah, Sutan Zico, dan Amanar Abdillah sebagai trio serangan saat menghadapi Laos.
Strategi itu cukup ampuh karena membuat Zico leluasa menerima assist dari sisi sayap hingga akhirnya bisa mencetak sepasang gol yang lahir pada menit ke-25 dan ke-59. Sementara itu, gol ketiga timnas U-16 lahir dari tendangan penalti Rendy Juliansyah ketika injury time babak kedua bergulir empat menit.
Rendy yang biasanya menjadi pemain utama tidak tampil sebagai starter saat menghadapi Laos. Ia baru dimainkan untuk menggantikan Husyen ketika memulai babak kedua.
Selain itu, Fakhri juga memutuskan untuk mengganti Komang Teguh Trisnanda dengan Hamsa Lestaluhu pada menit ke-83. Pergantian pemain ini cukup ampuh karena adanya hadiah penalti yang didapat timnas U-16 merupakan buah dari aksi kiper Laos yang mencoba menghentikan lari Hamsa di area penalti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)