Menghadapi Korsel, Gli Azzurri diprediksi akan melangkah mulus ke babak perempat final. Sayang kenyataan di lapangan berbicara lain. Pasukan Negeri Ginseng lah yang berhasil mempermalukan Italia yang harus menerima kenyataan tim mereka keok pada laga yang jauh dari kata fair-play.
Christian Vieri sempat membuat laga terlihat mudah bagi Italia usai mencetak gol menit ke-18. Namun usai itu Italia justru kesulitan karena harus menghadapi permainan ala sepak bola jalanan.
Situasi semakin sulit bagi Italia karena Christian Panucci mencetak gol bunuh diri menit ke-88 dan harus menjalani perpanjangan waktu. Belum usai di situ, Italia bahkan harus bermain dengan 10 orang di babak perpanjangan waktu setelah Francesco Totti menerima kartu kuning kedua dari wasit kontroversial, Byron Moreno.
Anehnya, wasit asal Ekuador tersebut seperti menutup mata dengan permainan keras yang ditampilkan Korsel. Permainan kasar Korsel hanya diganjar empat kartu kuning oleh wasit kontroversial itu.
Ahn Jung Hwan akhirnya menjadi musuh besar Italia setelah mencetak gol penentu kemenangan Korsel menit ke-117. Gelaran Piala Dunia yang kala itu masih menganut peraturan golden gol, praktis membuat Korsel memastikan diri menjadi pemenang.
Italia pun kandas di babak 16-besar Piala Dunia 2002, sementara Korsel melaju hingga semifinal setelah di perempat final menyingkirkan Spanyol kembali dengan permainan jalanan ala mereka.
Italia pun menuntut balas dengan membatalkan kontrak Ahn Jung Hwan bersama Perugia sehari setelah pertandingan. Pemilik Perugia Luciano Gaucci mengatakan, "Saya tidak berniat membayar gaji kepada pemain yang telah menghancurkan sepak bola Italia." (TDIFH)
Video: Pele Hadiri Acara Hitung Mundur Piala Dunia di Rusia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(REN)