BACA: 10 Tindakan Konyol yang Dilakukan Pesepak Bola di Luar Lapangan (1)
5. Mahmod Kandil (Mencuri)

(Pemain Bnei Sakhnin (merah) saat menghadapi Deportivo/Google Image)
Klub sepak bola asal Israel, Bnei Sakhnin dibuat malu oleh kelakukan empat pemainnya yang didakwa mencuri di toko duty free Bandara Ben-Gurion.
Kejadian itu bermula saat Kandil beserta tiga rekannya, Khaled Khalalia, Abed Rabbah, Allah Abu Salah tengah menunggu penerbangan menuju Spanyol untuk melakoni pertandingan di ajang Intertoto melawan Deportivo La Coruna pada 2008.
Entah karena mungkin terkecoh dengan sebutan duty free, atau sengaja, mereka lalu mengambil beberapa parfum dari sebuah toko di kawasan bandara itu.
Aksi mereka lantas dipergoki karyawan toko yang langsung melapor pada petugas keamanan. Saat diinterogasi, mereka mengira bahwa barang-barang yang mereka ambil itu boleh mereka bawa tanpa harus membayar.
Namun, petugas keamanan tak lantas percaya dengan alibi mereka dan tetap menahan mereka untuk diperiksa lebih lanjut. Nilai sejumlah parfum yang mereka curi dikabarkan mencapai ribuan dolar.
4. Toni Adams (Pengaruh Alkohol)

Mantan kapten Arsenal ini memang dikenal sangat menyukai alkohol. Dia mungkin seorang bek tangguh yang sangat sulit dilewati saat bermain. Namun, dia berubah jadi sosok yang sangat lembut ketika berada di bawah pengaruh alkohol.
Pada Mei 1990, Tony memutuskan untuk berhenti mengonsumsi alkohol dan menikmati sesi terakhirnya dengan alkohol. Namun, sesi terakhirnya itu melebihi batas.
Tony yang mabuk berat mengalami kecelakaan. Mobil yang dikemudikannya menabrak tembok di dekat rumahnya di kawasan Southend. Polisi yang menyelamatkannya dari kecelakaan tersebut menemukan bahwa Tony mengonsumsi alkohol, empat kali melebihi batas yang diperbolehkan.
Akibat ulahnya itu, Tony yang saat itu masih aktif membela Arsenal, dihukum penjara selama empat bulan. Setelah menjalani hukuman selama dua bulan, ia kembali dibebaskan dan kembali memperkuat Arsenal dan melanjutkan kebiasaannya menenggak alkohol.
3. Peter Storey (Mengedarkan Film Porno)

Ulah pesepak bola memang macam-macam. Mereka sering terlibat kecelakaan mobil, menghamburkan banyak uang, gonta-ganti wanita, dan banyak hal lainnya. Namun, Peter Storey punya cerita yang berbeda.
Penggawa Arsenal dan Fulham di era 1962--1977 ini memilih jadi pengedar film porno. Aksi ini dilakukannya pada tahun 1990an saat dirinya telah menginjak usia hampir setengah abad dan telah pensiun dari sepak bola.
Saat itu, peran internet belum seperti sekarang. Masih jarang orang yang menggunakannya. Dan Storey melihat peluang bisnis di situ dengan cara mengunggah 20 film porno untuk dinikmati para pengguna internet.
Akibat aksinya itu, Storey harus menjalani hukuman penjara selama 28 hari, atau delapan hari lebih banyak dari total video porno yang ia sebarkan.
2. Cesar Rodrigues (Mencuri uang bonus pemain)

Entah apa yang ada dipikiran Cesar Rodrigues saat dia merencanakan ide jahat ini. Saat mendengar klubnya saat itu Club Atletico Juventus (Brasil) akan membagikan bonus sebesar USD 100 ribu (Rp1,4 miliar ), ide jahat Cesar pun muncul.
Ia lantas mengajak dua temannya untuk mencuri uang tersebut dan membaginya untuk mereka bertiga saja -seharusnya untuk seluruh pemain. Rencana mereka pun berhasil. Mereka kemudian menghabiskan uang tersebut untuk membeli mobil.
Ibarat pepatah "sepandai-pandainya tupai akhirnya jatuh juga", aksi culas Cesar akhirnya diketahui. Dia akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun sebelum akhirnya kembali ke lapangan dan berpetualang ke Italia bersama Inter Milan dan Lazio.
1. David de Gea

Kejadian ini belum terlalu lama. Masih ingat dengan kasus pencurian yang dilakukan kiper Manchester United David De Gea? Lantas barang apa yang dicurinya? Ya, kiper asal Spanyol ini mencuri kue donat.
Kejadian memalukan itu terjadi pada 2011, di saat ia baru menjalani kehidupan di Manchester setelah ditransfer dari Atletico Madrid. Saat mampir sebuah toko donat, Tesco, De Gea memesan beberapa donut senilai 1,16 poundsterling, lalu memakannya dengan lahap.
Normalnya, setelah makan dia akan membayar donat yang telah dimakannya. Namun, De Gea justru langsung berjalan tanpa dosa keluar toko. Secara spontan, sang penjaga toko pun mengejarnya dan mempermalukannya di depan umum.
Kejadian ini sempat ramai diberitakan media-media Inggris. Dan kondisi itu semakin membuat awal-awal karier De Gea di United semakin sulit, lantaran di lapangan performanya terus dikritik. Ia dinilai tidak sepadan untuk menggantikan peran kiper legendaris, Edwin van der Sar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ACF)