Salah satu kiper terbaik dunia, Lev Yashin, memantulkan bola ke tembok. (Foto: google image)
Salah satu kiper terbaik dunia, Lev Yashin, memantulkan bola ke tembok. (Foto: google image)

Pada Hari Ini

1990: Selamat Jalan Kiper Legendaris Dunia, Si Laba-laba Hitam

Bola pada hari ini
Kautsar Halim • 20 Maret 2016 09:04
medcom.id, Jakarta: Tepat pada hari ini, 20 Maret 1990 silam, kancah sepak bola dunia sempat berduka. Itu terjadi lantaran Lev Yashin, kiper yang dijuluki Si Laba-laba hitam meninggal dunia. Nama julukan Yashin terdengar unik karena prestasi apiknya selalu tercipta dalam balutan jersey hitam-hitam.
 
Lahir di Moscow pada 1929 silam, Yashin menghabiskan karir profesionalnya bersama Dynamo. Ia berhasil tampil dalam 326 pertandingan (1949-1971) dan mengantarkan timnya meraih beberapa penghargaan bergengsi, di antaranya, tiga Piala Soviet dan lima gelar liga domestik.
 
Yashin menjadi salah satu kiper legendaris di dunia karena memiliki spesialisasi menggagalkan sepakan penalti lawan. Menariknya, ia punya jawaban konyol ketika ditanya tentang rahasia kesuksesannya tersebut.

"Anda harus merokok untuk menghilangkan rasa gugup dan meminum minuman keras untuk menguatkan otot," ujar Yashin.
 
Selain berprestasi untuk Dynamo, nama Yashin juga harum ketika menjadi kiper utama tim nasional Soviet. Setelah tampil perdana pada 1954, dua tahun berikutnya Yashin sudah mampu mengantarkan Soviet meraih medali emas pada Olimpiade 1956.
 
Prestasi menawan Si Laba-laba kembali terukir pada 1960 atau ketika mengantarkan Soviet sebagai juara ajang European Championship untuk pertama kali. Saat itu, Yashin hanya membiarkan gawangnya kebobolan sebanyak dua kali.
 
Tidak lama setelah mengantarkan Dynamo merebut liga domestik kelima pada tahun 1963, Yashin mendapat pengakuan internasional yang tak akan dilupakan. Saat itu, ia berhasil menjadi satu-satunya kiper yang pernah meraih penghargaan Ballon d'Or.
 
Masa Keemasan Yashin mulai berakhir karena cedera lutut. Bahkan demi kesehatannya, kaki Yashin terpaksa diamputasi pada 1986. Hingga empat tahun kemudian, Yashin pun wafat pada usia 60 tahun karena komplikasi penyakit yang makin serius. Tidak lama setelah itu, FIFA langsung memberikan penghargaan terakhir untuk Yashin, yaitu sebagai kiper terbaik Piala Dunia. (tdifh)
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KAU)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan