Gara-gara kekalahan itu, Spurs terpaku di posisi ketiga klasemen dengan mengoleksi empat poin. Mereka terpaut tiga poin dari Bayer Leverkusen yang berada di posisi runner-up.
Spurs sebetulnya masih punya kans untuk menyamai poin Leverkusen, mengingat babak penyisihan masih menyisakan satu pertandingan. Namun, Spurs tetap dipastikan tersingkir karena mereka tidak bisa menggusur posisi Leverkusen yang unggul dalam head to head.
Baca: Catatan Menarik di Balik Kepastian Juventus Lolos ke Babak 16-Besar
Pelatih Spurs Mauricio Pochettino mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun, ia merasa timnya memang tidak pantas lolos.
"Kami sudah tersingkir. Kami punya waktu untuk merenung dan menganalisis kesalahan kami. Memang benar, kami merasa kecewa. Tetapi, hari ini kami kehilangan kesempatan lolos," kata Pocchettino seperti disadur Sports Mole, Rabu (23/11/2016).
"Saya pikir, kami membuat terlalu banyak kesalahan saat bermain di Stadion Wembley (kandang Spurs di Liga Champions). Kami tidak layak untuk lolos ke babak berikutnya karena kami tidak menunjukkan kualitas yang cukup," tambahnya.
"Kami akan mengambil banyak pelajaran dari kekalahan ini. Anda harus belajar dan meningkatkan setiap hari. Sekarang, kami mencoba untuk memperkecil ketinggalan dengan tim di atas di Liga Primer Inggris," papar Pochettino.
Spurs saat ini masih punya kans untuk mentas di Liga Europa 2016--2017. Itu bisa didapat jika mereka bisa bertahan di posisi ketiga klasemen. (Sports Mole)
Video: Kelima Kalinya, Lionel Messi dan Neymar Jr Masuk Nominasi Puskas Award
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)