Namun, Buffon adalah pahlawan Juventus dalam pertandingan dini hari tadi. Ia membuat banyak penyelamatan, termasuk menghentikan penalti dari Alexandre Lacazette pada menit ke-35.
Seusai pertandingan, Allegri tak segan memuji Buffon. Meski bermain dengan 10 orang setelah Mario Lemina dikartu merah pada menit ke-54 dan ditekan habis oleh Lyon, mantan kiper Parma itu mampu menahan gempuran tim lawan.
"Kami mengumpulkan tujuh poin setelah tiga pertandingan, tetapi hal yang paling penting adalah bahwa kami masih belum kebobolan," kata Allegri dalam konferensi pers.
"Malam ini kita berutang clean sheet untuk kinerja Buffon," lanjut mantan pelatih Cagliari dan AC Milan tersebut.
Allegri melihat banyak perbaikan dalam timnya, yang berada di puncak Grup H dan memiliki poin yang sama dengan Sevilla. "Kami bisa dan harus lebih baik. Taktik kami tidak langsung berjalan dengan baik di babak pertama," katanya.
"Titik balik terjadi ketika kami bermain dengan 10 orang, bermain lebih fleksibel dan kami melakukannya dengan baik untuk meningkatkan permainan kami. Tidak pernah mudah untuk menang dengan 10 orang," ucapnya.
BACA: 1974: Independiente Raih Piala Libertadores Tiga Kali Berturut-turut
"Kami menemukan itu sulit terjadi dengan serangan balik mereka di babak pertama. Kami stagnan dalam penguasaan bola, dan menyerahkan bola dengan kesalahan operan, tapi kami membaik setelah istirahat. Secara umum, saya pikir kami perlu untuk bersantai sedikit dan tidak terburu-buru," pungkasnya. (Soccerway)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KRS)