Bertanding di hadapan 71.500 penonton yang memadati stadion San Siro, Muenchen datang ke Kota Milan usai menyegel titel Bundeliga dalam tiga musim beruntun. Mereka berhadapan dengan Valencia yang finis kelima di klasemen akhir La Liga.
Namun Valencia-lah yang tampil lebih agresif pada awal laga. Mereka unggul lewat gol yang diciptakan oleh Gaizka Mandieta melalui titik penalti.
Muenchen sejatinya punya kesempatan menyamakan kedudukan melalui proses yang sama, setelah kapten mereka Stefen Effenberg diganjal bek Valencia Jocelyn Angloma. Tapi eksekusi Mehmet Scholl mampu ditepis Santiago Canizares.Klik di sini: Liga Europa dan Mengubah Perspektif Negatif terhadap Mourinho
Beruntung Muenchen mendapatkan kesempatan kedua setelah tangan pemain Valencia Amadeo Carboni menyentuh bola di kotak terlarang pada menit ke-49. Kali ini Effenberg yang mengambil alih tendangan penalti dan mampu mengecoh Canizares. Skor 1-1 tersebut bertahan hingga pertandingan usai.
Memainkan dua kali perpanjangan waktu, kedua klub tak menemui gol kemenangan. Sehingga wasit melanjutkan laga ke adu penalti.Klik di sini: Deretan Klub yang Telah Memastikan Tampil di Liga Champions Musim Depan
Kiper Muenchen, Oliver Kahn menjadi pahlawan dalam drama ini. Ia memblok tendangan eksekutor Valencia Mauricio Pellegrino. Aksi yang membuat Muenchen mengangkat trofi keempat mereka sepanjang melakoni Liga Champions dengan kemenangan 1-1 (5-4).
Siapa yang Lebih Hebat, Allegri atau Conte?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(FIR)