Mantan pelatih timnas Cile itu menyebut hasil yang didapat Sevilla sangat tidak adil. Ia pun mengajukan protes keras terhadap wasit Mark Clattenburg yang membuatnya diusir dari lapangan.
"Hak wasit untuk mengusir saya, karena saya protes. Tapi ini adalah malam yang menyakitkan, karena kami sempat memimpin dan berpikir kami akan lolos malam ini. Sayangnya karena insiden, kami tidak bisa berharap pada pertandingan itu," ujar Sampaoli.Klik juga: Menang atas Sevilla, Marchisio dan Allegri Tak Puas
Ia menganggap hasil ini tak sebanding dengan apa yang dilakukan anak asuhnya. Apalagi dengan penalti yang diberikan Juventus oleh Clattenburg, yang menjadi titik balik keterpurukan mental para pemain Sevilla.
"Tim saya memasukkan bola dengan begitu banyak usaha dan bekerja sangat keras, tapi hasilnya begini. Sulit untuk mengatakan kami bermain dengan 10 pemain, karena kami sulit menciptakan peluang hingga menit akhir," tegasnya.
"Sayang sekali kami tidak bisa membuat lebih dari peluang yang kami ciptakan. Saya pikir kami kalah dari pertandingan yang sangat tidak adil," tandasnya.Klik juga: Catatan Menarik di Balik Kepastian Juventus Lolos ke Babak 16-Besar
Kini Sevilla harus berjuang untuk memperebutkan tiket 16-besar pada pertandingan terakhir grup H. Mereka akan melawan Olympique Lyon yang pada dini hari tadi mampu menundukkan Dinamo Zagreb 1-0. (Football-Italia)
Video Juventus Lolos ke Babak 16 Besar Usai Kalahkan Sevilla
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)