Jakarta: PT PLN (Persero) menargetkan menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, khususnya ASEAN. Target tersebut merupakan visi yang dibuat oleh perusahaan setrum ini untuk capaian 2024.
Direktur Human Capital and Management PLN Syofvi F Roekman mengakui hal itu memang tidak mudah dicapai. Namun tak ada salahnya jika perseroan memiliki target yang sedikit ambisius.
"Menjadi perusahaan terkemuka se-Asia Tenggara dan menjadi nomor satu pilihan pelanggan untuk energi, it's our vision untuk 2024," kata Syofvi dalam bincang santai di akun instagram resmi PLN, Selasa, 2 Juni 2020.
Syofvi mengatakan PLN harus memiliki daya saing yang tinggi. Sebab kompetitor PLN bukanlah perusahaan di dalam negeri, melainkan perusahaan-perusahaan luar negeri.
"Bagaimana kita mengalahkan QnB Malaysia, mengalahkan Eiger Thailand, dan bagaimana mengalahkan Power Grid Singapura," tutur Syofvi.
Karena itu perusahaan harus memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan tata kelola yang baik (good corporate governance/GCG). Untuk mencapai target tersebut, PLN akan melakukan pelayanan prima dengan mendorong permintaan terhadap pasokan listrik yang melimpah. Sebab selama ini PLN telah menjadi supply driven dengan membangun kapasitas kelistrikan yang cukup besar.
Kemudian, PLN juga harus memiliki tanggung jawab dan akuntabilitas. Serta memastikan kinerja keuangan tetap sehat sehingga kinerja operasional bisa berjalan baik dan bisa mencapai target yang dicanangkan.
"Sekarang saatnya kita lakukan pelayanan prima. Sebenarnya sudah kita gaungkan sejak awal, tapi ini harus jadi fokus kita ke depan, karena kita harus driven demand dengan supply yang sudah kita bangun selama ini" ujar dia.
Editor : Desi Angriani