Tangkapan layar berita palsu Foto:Whatsapp
Tangkapan layar berita palsu Foto:Whatsapp

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Video Perawat Pingsan karena Vaksin Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 20 Desember 2020 10:54
Beredar sebuah video seorang tenaga medis yang tengah disuntik vaksin covid-19. Usai disuntik dan diwawancara, tiba-tiba si perawat jatuh pingsan.
 
Video beredar lewat pesan berantai di aplikasi whatsapp. Dalam video tersebut, terdapat keterangan vaksinasi pertama dimulai.

"VIRAL... lagi Di siarkan Secara LIVE, Seorang Perawat Pingsan Setelah Di suntik Vaksin Covid-19"


 
[Cek Fakta] Video Perawat Pingsan karena Vaksin Covid-19? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim video perawat pingsan karena divaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, perawat tersebut pingsan karena kondisi tertentu efek rasa sakit bukan karena vaksin itu sendiri. Dilansir dari Reuters, perawat tersebut bernama Tiffany Dover yang bekerja di Catholic Health Initiatives (CHI) Memorial Hospital di Chattanooga, Tennessee, Amerika Serikat.
 
“Tiba-tiba saya tersadar, saya bisa merasakannya. Saya merasa sedikit bingung tetapi saya merasa baik-baik saja sekarang, dan rasa sakit di lengan saya hilang ” ujar Tiffany.
 
Perawat tersebut mengakui memiliki kondisi medis, di mana ia akan pingsan jika merasakan sakit. Dikatakan, efek sakit pada bagian yang disuntik hal yang wajar usai seseorang divaksinasi.
 
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengakui bahwa tidak jarang orang pingsan setelah vaksinasi. Para ilmuwan berpikir bahwa pingsan disebabkan oleh proses vaksinasi dan bukan karena vaksin itu sendiri.
 
Tidak ada bukti bahwa vaksin covid-19 produksi AS Pfizer-BioNTech dirancang untuk membahayakan. Efek samping yang paling sering muncul usai divaksin adalah nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, nyeri sendi, dan demam.
 
[Cek Fakta] Video Perawat Pingsan karena Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
 
Dilansir dari medcom.id, Peneliti Pusat Studi Satwa Primata, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PSSP-LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB),Diah Iskandriati membeberkan sejumlah kriteria sebuah vaksin dinyatakan aman dan efektif. Meski begitu, Diah menegaskan bahwa penggunaan vaksin bisa saja memiliki efek samping, termasuk juga vaksin covid-19.
 
Terkait kriteria vaksin yang efektif, Diah menyampaikan, bahwa vaksin yang efektif harus aman, protektif untuk periode yang lama. Kemudian, sambung Diah, memiliki kemampuan menginduksi antibodi yang dapat menetralisir virus, secara biologis stabil, mudah dalam aplikasi, dan murah dalam proses produksi.
 
Di samping itu, lanjutnya, seperti halnya vaksin lain, vaksin covid-19 juga memiliki efek samping seperti demam ringan serta rasa nyeri atau kemerahan pada luka bekas jarum suntik. Ia juga mengatakan, upaya vaksinasi akan berdampak terhadap pandemi bergantung pada efektivitas dari vaksin dan proses vaksinasi, seberapa cepat vaksin diproduksi dan diperbanyak, serta berapa banyak orang yang divaksinasi.
 
[Cek Fakta] Video Perawat Pingsan karena Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim video perawat pingsan karena divaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, perawat tersebut pingsan karena kondisi tertentu efek rasa sakit bukan karena vaksin itu sendiri.
 
Informasi ini jenis hoaks False context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
[Cek Fakta] Video Perawat Pingsan karena Vaksin Covid-19? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-vaccine-genocide/fact-check-nurse-fainting-after-covid-19-vaccine-not-evidence-of-potential-mass-genocide-idUSKBN28S2F5
2.https://www.medcom.id/pendidikan/riset-penelitian/nN9rrWRb-peneliti-ipb-beberkan-potensi-efek-samping-vaksin-covid-19
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan